
AKARTA -- Provinsi Jawa Timur mempunyai pemilih sebanyak 29.765.243 orang. Gubernur Jawa Timur Soekarwo dalam laporannya kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), via videoconference, 7 Juli 2009, mengungkapkan, data itu sudah dikurangi 49.628 pemilih yang dicoret. "DPT di Jawa Timur sebanyak 29.765.243 pemilih, atas koordinasi yang baik, itu sudah bertambah sekitar 3.656 pemilih dari pileg lalu, atau ada penambahan 3 TPS, jadi totalnya sekarang ada 69.918 TPS," kata Soekarwo. Terkait putusan MK, kata dia, Jawa Timur siap menjalankannya. "Bagi kami tidak ada masalah dengan persoalan DPT, kami tenang-tenang saja disini, yang ribut itu cuma di Jakarta. Kami sudah coret 44.741 pemilih ganda, 121 nama anggota TNI, juga ada anak dibawah umur, juga yang meninggal, jadi total yang kami coret sebanyak 49.628 pemilih," papar dia. Soekarwo juga menerangkan, semua logistik sudah disebar ke TPS hingga 7 Juli 2009. "Sosialisasi sudah secara terus menerus kami lakukan, keamanan aman dan terkendali. Sebanyak 29 ribu personel polisi, 1.630 personel TNI, ribuan Linmas, 4.200 armada Angkatan Laut, intinya seluruh TNI siap membantu Polri dalam pengamanan sesuai permintaan Kapolda, kami menantu pilpres besok berjalan sukses," harapnya. Keamanan dan kesigapan itu, kata Soekarwo, mengingat sorotan yang tajam terjadi di daerah kelahiran SBY dan Boediono tersebut. "Atas nama masyarakat Jawa Timur kami laporkan apa adanya, karena sering permasalahan diangkat dari Jatim. Kondisi keamanan aman, kondusif, dan sekarang sudah berada di lokasi masing-masing," pungkasnya. (gus/JPNN)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar